Showing posts with label Pojok Entrepreneur. Show all posts
Showing posts with label Pojok Entrepreneur. Show all posts

Thursday, November 8, 2012

Inilah Kisah Pengusaha Sukses yang Berusia 18 Tahun

Bisnis aneka minuman cepat saji kian mengalir. Mulai mengusung merek pribadi hingga waralaba (franchise). Bahan dasarnya bisa susu, cincao, teh, sinom alias jamu, buah, hingga yang serba racikan sendiri. Bisnis teh kemasan siap saji misalnya, banyak diminati lantaran keuntungan yang diperoleh cukup besar, cara pembuatannya juga tak sulit.
Meracik teh yoghurt kini menjadi andalannya. Padahal, Victor Giovan Raihan, pelajar 18 tahun ini, semula hanya iseng-iseng saja membuat minuman yang memadukan teh dan susu fermentasi ini. Hasilnya, minuman olahannya ternyata memiliki banyak penggemar.


http://www.blogger.com/blogger.g?blogID=2571227218381092063#editor/target=post;postID=3189773869765205976

“Modal awalnya Rp 3 juta dengan meminjam dari orangtua sekitar 2010. Saat ini per outlet paling apes menghasilkan Rp 2 juta per bulan. Outlet lain yang ramai bisa lebih dari itu,” aku pemilik merek Teh Kempot ini.
Ide menamai Teh Kempot berasal dari cara orang minum teh kemasan dengan sedotan, jika teh terasa enak dan hampir habis pasti orang akan terus menyedot hingga bentuk pipinya kempot. Begitu kira-kira harapan Victor menjadikan teh yoghurt berasa paling yummy.
Sulung dua bersaudara yang bersekolah di SMA Negeri 1 Kepanjen ini memiliki 10 outlet yang dikelola sendiri dan 17 outlet yang dikelola oleh mitranya. Bermitra dengannya cukup bayar Rp 3,5 juta dan akan mendapatkan 1 paket booth (gerobak), alat masak dan 100 cup (gelas kemasan) pertama. Dua mitra diantaranya ada di Jakarta dan Palembang, lainnya tersebar di Kota Malang.
“Saya belum berani menjual hak dagang secara franchise karena masih sangat pemula. Jujur saja bisnis teh kemasan siap saji ini marjin keuntungannya bisa 350 persen. Kalau kuliner seperti, Bakso Mercon yang sedang saya kelola, marjin keuntungannya hanya 100 persen,” lanjut putra pasangan Sri Winarsih dan Bambang Hermanto.
Victor memang lebih dulu mengelola bisnis bakso, ketimbang teh yoghurt. Outlet baksonya baru ada lima, kesemuanya ada di Malang. Tahun ini, ia berencana nambah lima outlet. Bisnis yang dikelolanya ini belakangan berkembang ke minuman. Alasannya sederhana, kalau orang makan bakso pasti butuh minum.
“Saya coba beli daun teh setengah matang dari pemasok, saya kelola sendiri lalu saya mix dengan yoghurt (susu fermentasi). Ada rasa lemon tea, stoberi, dan cokelat,” ujar pria yang bermukim di Jl Panji II Kepanjen ini.
Per kemasan atau segelas teh yoghurt ukuran 250 ml dijual seharga Rp 2.000-2.500. Jumlah karyawan yang bekerja padanya kini tak kurang dari 50 orang, termasuk untuk outlet bakso dan teh yoghurt.
Setiap harinya, ia bisa menghabiskan 20 kg daun teh kering untuk diproduksi atau menjadi 70 gelas. Gula yang dibutuhkan 4 kg per outlet per hari. Sedangkan kebutuhan daging untuk bakso sekitar 20 kg per hari.
“Usaha bakso tetap akan jadi core business saya karena omzetnya besar. Kalau teh hanya sampingan. Ke depan, saya akan tambah mitra di kota-kota besar, seperti Surabaya dan Sidoarjo,” lanjut Victor.
Ia mengaku, jalan yang ia tempuh dari hasil kerja kerasnya kini membawa keberuntungan yang luar biasa di usianya yang masih belia. “Saya tidak tahu jika dulu saya mengikuti anjuran ayah untuk sekolah di kepolisian apa ‘omzet’nya akan sebesar ini. Keluarga besar saya semua di jalur angkatan bersenjata. Tapi saya tidak minat mengikuti jejak tersebut,” yakinnya.
Untuk perluasan usaha, Victor masih enggan mengajukan kredit kemana-mana. Pakai modal pribadi dan pinjam orangtua masih memungkinkan. “Toh bapak saya dapat fasilitas kredit dari bank, yakni kredit kepolisian. Saya pinjam dari situ juga,” pungkasnya.


sumber : http://www.putunik.com/inilah-kisah-...-18-tahun.nick

Thursday, September 13, 2012

Bergabunglah dalam Komunitas "TRUE ACHIEVER"


KOMUNITAS INI HANYA TERBATAS UNTUK 6.000 ORANG DI SELURUH INDONESIA
By : Bong Chandra (Developer-Author-Motivator)

True Achiever adalah sebuah komunitas motivasi yang didirikan oleh Bong Chandra sebagai wadah berkumpulnya para Individu belum puas dengan pencapaian hidupnya. Berikut kegiatan dan keuntungan bagi para member yang bergabung dalam komunitas ini:
  • Anda dapat mengikuti Seminar bulanan yang akan menghadirkan Bong Chandra, Top Motivator, dan para Praktisi Bisnis dalam dan luar negeri.
  • Membangun Networking dengan ribuan orang yang memiliki semangat dan visi sama dengan Anda.
  • Anda dapat melakukan presentasi dan membagi peluang bisnis kepada para member dengan menggunakan fasilitas Networking Booth yang telah disediakan.
  • Anda dapat menikmati suguhan Entertainment dan ikut memberikan kontribusi di dalamnya
  • Anda akan mendapatkan Update informasi terkini mengenai peluang bisnis, investasi, dan kerjasama dengan para nara sumber.
  • Anda dapat bertukar pikiran melalui forum eksklusif via website http://www.bongchandra.co.id
  • Anda dapat menikmati fasilitas cafe di beberapa mall untuk melakukan Gathering (coming soon)
  • Anda dapat mengikuti kualifikasi untuk mengikuti Leaders Camp & Tour ke luar negeri bersama Bong Chandra
  • Anda dapat mengikuti kualifikasi untuk mengikuti True Achiever International Conference
 Untuk Informasi silahkan hubungi 021-29030730 / 0812 888 222 84

Monday, May 28, 2012

10 Orang Terkaya Dunia


foto


TEMPO.CONew York - Miliader Meksiko, Carlos Slim Helu, kembali menduduki posisi teratas orang paling kaya di dunia versi majalah ekonomi Forbes. Bos perusahaan telekomunikasi Telmex dan Movil ini memiliki kekayaan senilai US$ 69 miliar.

Seperti dikutip dari laman Forbes, Kamis, 8 Maret 2012, posisi puncak sudah dua kali ditempati Carlos. Tahun lalu ia dinobatkan sebagai miliarder terkaya dengan aset senilai US$ 74 miliar. Forbesmenyatakan kekayaan Helu anjlok US$ 5 miliar lantaran saham Movil di Wall Street megap-megap hingga separuh harga sepanjang 2011. Selain itu perusahaannya yang lain, Telmex, dikenai denda US$ 1 miliar oleh pemerintah Meksiko karena melakukan monopoli.

Namun Forbes juga memberi nilai lebih pada Helu karena ia termasuk miliader yang dermawan. Konglomerat berusia 72 tahun ini dikenal aktif sebagai filantrop dalam berbagai kegiatan sosial melalui Carlos Slim Foundation serta Telmex Foundation. "Tujuan hidupnya ialah menjadi filantrop yang aktif membangun kemampuan sesamanya," demikian ulasanForbes.

Posisi kedua ditempati bos Microsoft, William Henry Gates III alias Bill Gates. Kekayaan Gates mencapai US$ 61 miliar, naik dari pencapaian tahun lalu sebesar US$ 56 miliar. Berkebalikan dengan Carlos, aset lelaki yang kini berumur 56 tahun itu naik karena harga sahamnya melonjak hingga level tertinggi dalam satu dekade. Ia pun berhasil mengakuisisi produsen alat sanitasi Ecolab dan stasiun televisi Meksiko, Televisa.

Sedangkan tempat ketiga diisi Warren Buffet. Pemilik firma investasi Berkshire Hathaway ini memiliki harta senilai US$ 44 miliar. Jika dibanding tahun lalu kekayaan Buffet turun US$ 6 miliar karena harga saham Berkshire turun 7 persen. Dalam laporan tahunannya Buffet mengakui ada beberapa kesalahan bisnis, di antaranya dalam hal investasi perumahan.

Jika dirata-rata, daftar orang terkaya dunia nyaris tak berubah dibanding tahun lalu. Namun ada juga taipan yang kini terdepak dari urutan 10 besar. Ia adalah Lakshmi Mittal. Bos perusahaan baja India ArcelorMittal ini terpental dari posisi 6 ke nomor 21. Kekayaannya turun dari US$ 31,1 miliar menjadi US$ 20,7 miliar karena biaya produksi baja yang membubung, sementara permintaan--terutama dari Eropa--anjlok.

Berikut ini daftar 10 orang terkaya versi Forbes 2012

Nama Aset Perusahaan Negara

1. Carlos Slim Helu US$ 69 miliar Telmex, Movil Meksiko

2. Bill Gates US$ 61 miliar Microsoft Amerika

3. Warren Buffett US$ 44 miliar Berkshire Hathaway Amerika

4. Bernard Arnault US$ 41 miliar LVMH Prancis

5. Amancio Ortega US$ 37.5 miliar Zara Spanyol

6. Larry Ellison US$ 36 miliar Oracle Amerika

7. Eike Batista US$ 30 miliar Brasil

8. Stefan Persson US$ 26 miliar H&M Swedia

9. Li Ka-shing US$ 25,5 miliar Hong Kong

10. Karl Albrecht US$ 25,4 miliar Aldi Jerman

Rise Up CoffeeHouse Banda Aceh

Secangkir "KOPI PANCUNG HITAM PANAS" menemani postingan gw kali ini ..
.hehehe...
Kali ini keyboard gw ngga tau kenapa kepngen banget ngeposting tentang rise up coffee house.
ya ..cafe yang sudah tidak asing lagi untuk para mahasiswa Universitas Syiah Kuala.
cafe ini cukup luar biasa dengan suasananya yang sangat nyaman, seringkalai ngehasilin ide buat gw, dikala emang lagi ngebuat tugas .

ada beberapa yang pingin gw promosiin ..

1. Websitenya Rise Up CoffeeHouse

ini website yang gw dapat ketika saat gw log in ke hotspotnya Rise Up.
http://riseupcoffeehouse.weebly.com/

coba di klik aja ...pastinya bakalan dapat informasi lebih tentang Rise Up.

2. Suasana Cafenya Rise Up



ya ..lampu kuning yang membveri kesan nyaman dan mewah.. ini salah satu karakter cafe yang paling gw suka ...

3. Owner Rise Up

di tahun 2012 ini SMA Labschool Unsyiah Banda Aceh ngebuat Seminar Entrepreneur yang melibatkan banyak pihak , dan salah satunya owner dari Rise Up coffee House ..diseminar ini owner R U CH menjadi guest Speaker ...
waw......





Sunday, May 20, 2012

10 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2012 Versi Forbes



Ada 17 orang terkaya Indonesia yang dimasukkan Forbes. Simak 10 posisi teratas orang terkaya di Indonesia menurut versi Fobes tahun 2012


Orang-orang terkaya dari seluruh penjuru dunia selalu di dominasi oleh segelintir pihak. Untuk tahun 2012 ini pun, ada sebanyak 1.226 orang yang dimasukkan ke dalam daftar tersebut, dan posisi orang terkaya di dunia lagi-lagi dipegang oleh pebisnis sukses asal Meksiko, Carlos Slim. 



Nilai total kekayaanya kurang lebih mencapai US$69 miliar, dan di bawah Carlos Slim, di dalam datar tersebut ternyata memuat nama-nama orang Indonesia juga. Ada 17 orang terkaya Indonesia yang dimasukkan Forbes. Simak 10 posisi teratas orang terkaya di Indonesia menurut versi Fobes tahun 2012: 


1. R Budi Hartono

R. Budi Hartono lewat 2 perusahaan raksasa di Indonesia, BCA dan Djarum, masuk ke daftar orang terkaya di dunia tahun 2012 di posisi 146 dengan kekayaan mencapai US$6,5 miliar.


2. Michael Hartono

Michael Hartono adalah saudara dari R. Budi Hartono. Perusahaan yang ia jalankan sama dengan saudaranya. Dengan kekayaan hingga US$6,3 miliar, ia menempati posisi 157 di daftar ini.


3. Low Tuck Kwong

Low Tuck Kwong merupakan pengusaha batu bara yang lahir di Singapura. Dengan perusahaan Bayan Resources, Low Tuck Kwong menempati posisi urutan 304 dengan nilai total kekayaan mencapai US$3,6 milliar.


4. Martua Sitorus

Martua Sitorus yang baru-baru ini disebut akan diperiksa PPATK terkait dugaan penunggakan pajak masuk dalam daftar orang terkaya di dunia pada posisi 377 dengan total kekayaan mencapai US$3 miliar lewat perusahaan Wilmar International.


5. Sukanto Tanoto

Sukanto Tanoto amat sukses dengan bisnis Raja Garuda Mas-nya. Dengan kekayaan kurang lebih US$2,8 miliar, ia mendapat urutan 418 di daftar keluaran Forbes.


6. Peter Sondakh

Peter Sondakh yang merupakan pendiri perusahaan raksasa Rajawali Group berhasil masuk ke daftar Forbes tahun ini dengan kekayaan mencapai $2,6 miliar. Peter menempati posisi 464 dalam daftar.


7. Achmad Hamami dan keluarga

Achmad Hamami merupakan mantan anggota TNI yang sukses dalam dunia bisnis lewat perusahaan Trakindo. Bersama keluarganya, Achmad masuk ke dalam daftar Forbes di posisi 578 dengan nilai kekayaan US$2,2 miliar. 


8. Sri Prakash Lohia 

Sri prakash lohia 10 Orang Terkaya di Indonesia Tahun 2012 Versi Forbes Nilai kekayaan pendiri Indorama sebesar US$2 miliar membuatnya menempati posisi nomor 634 di daftar orang terkaya di dunia keluaran Forbes tahun 2012. 


9. Chairul Tanjung 

Chairul Tanjung lewat perusahaan CT Group mencatatkan diri dalam daftar Forbes di urutan yang sama dengan Sri Prakash Lohia karena total kekayaan yang sama yaitu US$2 miliar. Dua stasiun TV terbesar di Indonesia, Trans TV dan Trans7 dimiliki oleh pengusaha lulusan fakultas kedokteran gigi ini. 


10. Kiki Barki 

Kiki Barki dengan Harum Energy berhasil masuk ke jajaran top orang terkaya di Indonesia dengan nilai total kekayaan mencapai US$1,7 miliar. 



Selain kesepuluh orang tersebut, ada 7 orang lain yang masuk ke daftar Forbes tahun 2012 antara lain Murdaya Poo (posisi 854 – kekayaan US$1,5 miliar), Edwin Soeryadjaya (913 – US$1,4 miliar), Tahir (960 – US$1,3 miliar), Hary Tanoesoedibjo (960 – US$1,3 miliar), Garibaldi Thohir ( 1015 – US$1,2 miliar), Theodore Rachmat (1075 – US$1,1 miliar), dan Djoko Susanto (1153 – US$1 miliar).

Membangun Bisnis dari Puing-Puing Perang


Pada bulan September 1945, Masaru Ibuka menatap Tokyo yang hancur-lebur sehabis digempur Perang Dunia II. Namun dari sanalah ia menemukan secercah harapan, membangun bisnis dari puing-puing.Ibuka pada saat itu berusia 39 tahun. Sebelum perang, lulusan Waseda University tahun 1933 itu bekerja di Photo-Chemical Laboratory Inc. yang melakukan penelitian mengenai perekaman suara untuk film. Pada tahun 1937 ia pindah ke Nippon-Ko-On (Japan Opto-Acoustic) Industrial Co. di mana ia mengembangkan peralatan pemutar film untuk kalangan rumah tangga. Tahun 1940 ia pindah ke The Japan Measuring Instrument Co. Ltd sampai terjadinya Perang Dunia II.
Pasca perang banyak mantan stafnya yang kelimpungan mencari pekerjaan baru. Ibuka kemudian menyemangati mereka untuk membangun bisnis baru karena sulitnya mencari pekerjaan. Ia dan timnya membuka kantor di puing-puing bekas Shirokiya Department Store di Nihonbashi, Tokyo. Kantor itu sempit dan tak ada jendelanya. Bahkan nyaris tak punya pembatas.
Sebagai orang yang dibesarkan di bidang riset, di kantor itu pun Ibuka mendirikan lembaga yang tak jauh-jauh dari riset. Sebulan kemudian ia mendirikan Tokyo Tsushin Kenkyujo (Totsuken) atau Institut Penelitian Telekomunikasi Tokyo. Gaji yang diberikan Ibuka pada stafnya pun sangat kecil.
Untuk menjaga agar lembaganya bisa bertahan, Ibuka berusaha mencari pemasukan tambahan. Saat itu, suasana perang masih mencekam. Masyarakat Jepang begitu kelaparan akan berita baik dari dalam maupun luar negeri. Dari sinilah muncul usaha reparasi radio. Bahkan dari hasil utak-atiknya Ibuka bisa membuat sistem di mana radio bisa menerima berbagai macam gelombang radio. Ternyata permintaan terhadap modifikasi radio itu begitu tinggi. Pusat reparasi radio Ibuka pun kebanjiran order. Sampai-sampai ia diliput Asahi Shimbun.
Dari berita di koran itulah Akio Morita membaca kisah Masaru Ibuka. Ia tersentak karena Ibuka adalah teman lamanya saat sama-sama menjadi peneliti di Wartime Research Committee yang meneliti tipe-tipe senjata selama perang. Morita kemudian menyurati Ibuka dan akhirnya mereka kembali bertemu.
morita-ibuka
Akio Morita dan Masaru Ibuka 
Pertemuan itu membuat mereka sepakat mendirikan suatu bisnis bernama Tokyo Tsushin Kogyo (Totsuko) atau Tokyo Telecommunications Engineering Corporation pada 7 Mei 1946 atau tepat 66 tahun lalu. Perusahaan inilah yang sekarang menjadi Sony Corporation, salah satu konglomerat dunia paling sukses dari Jepang


andriewongso.com

Tak Mau Memanfaatkan Ayah


Banyak anak muda yang numpang nebeng pada ketenaran ayah atau kerabat lain yang lebih dulu populer. Namun itu tidak dilakukan oleh Enrique Miguel Iglesias Preysler. Di saat ia merayakan ulang tahunnya ke-37 tahun hari ini, pantas kita melihat semangatnya yang melahirkan sukses luar biasa.Enrique adalah putra penyanyi terkenal Spanyol, Julio Iglesias. Meski sejak remaja ia memiliki bakat menulis lagu dan menyanyi, ia tak serta merta memanfaatkan ketenaran ayahnya untuk mendongkrak kariernya. Selepas SMA ia malah mencari perusahaan rekaman sendiri dengan nama "samaran" saat kuliah di Miami, AS.
Saat itu, pria kelahiran 8 Mei 1975, itu menggunanakan nama Enrique Martinez ketika menjajakan demo lagu-lagu karyanya ke sejumlah perusahaan rekaman. Nama Martinez ia ambil dari manajernya, Fernan Martinez. Setelah perjuangan panjang akhirnya sebuah perusahaan rekaman Kanada, Fonovisa, mau membuatkan albumnya. Ketika penggarapan album inilah akhirnya diketahui kalau Enrique itu putra penyanyi terkenal Julio Iglesias.
Enrique membuat album pertamanya di Toronto. Album itu kemudian diberi label Enrique Iglesias yang terdiri dari lagu-lagu balada rok berbahasa Spanyol seperti Si Tu Te Vas dan Experiencia Religiosa dan diluncurkan pada 21 November 1995. Album ini laku luar biasa. Hanya dalam seminggu album Enrique Iglesias terjual 500.000 kopi, hal yang jarang terjadi bagi album yang bukan berbahasa Inggris. Album ini mendapat penghargaan Platinum dan Gold di sejumlah negara dan terjual hingga 8 juta kopi. Sejak saat itu ia menjadi bintang.
Kini Enrique Iglesias merupakan salah satu penyanyi Spanyol tersukses sepanjang masa. Seluruh albumnya terjual hingga 100 juta kopi. Dari sukses itu ia sudah bisa menyaingi ayahnya, Julio Iglesias, yang memiliki rekor penjualan hingga 300 juta kopi dari 77 album dan 14 bahasa. Sedangkan Enrique membukukannya hanya dari sembilan album.
Enrique sendiri tak hanya populer sebagai penyanyi saja. Pria beribu Filipina ini juga memasuki dunia film layar lebar. Lalu kenapa album berbahasa Spanyolnya sukses? "Kita harus menyanyi dengan bahasa yang kita rasa paling sempurna bisa kita nyanyikan lalu lakukan yang terbaik," paparnya. Sangat inspiratif

andriewongso.com

Tuesday, May 8, 2012

4 pengusaha muda sukses di Indonesia



Bong Chandra
•    Pendiri Hotel Bintang 5 Termuda di Asia
•    Seorang Property Developer yang membangun   Perumahan seluas 5
      hektar senilai Rp 180 Milyar
•    Seorang Entrepreneur yang memimpin 4 Perusahaan dan 200 Staff
      Karyawan
•    Seorang Penulis Best Seller Unlimited Wealth & The Science of Luck
•    Top 5 Motivator Terbaik Indonesia versi RCTI
•    Telah diundang untuk memberikan Seminar di Perusahaan Terbesar
      Dunia tahun 2009 versi Fortune 500
•    Profile Lengkap klik www.bongchandra.co.id

  


     

        Donny Pramono

                          Founder & CEO
                                           


  

  

 Elang Gumilang 

  •   Owner dari Elang Group (Perusahaan yang telah membangun ribuan rumah                 di Bogor)
  •   Indonesia Top Young Entrepreuner 2008 dari Warta Ekonomi
  •   Entrepreneur of the year by Ernst & Young
 
 







 
  Hendy Setiono

      Presiden Direktur Kebab Turki Baba Rafi
       (sebuah perusahaan franchise makanan yang sudah tersebar
       lebih dari 1000 cabang di Indonesia, Malaysia, dan Thailand)










BONG CHANDRA

Developer-Author-Motivator


Seorang Entrepreneur Muda yang Sukses dibidang Properti sebagai Developer. Pada usianya yang ke 22 tahun, Bong Chandra telah berhasil membangun Proyek Perumahan pertamanya seluas 5 hektar dengan nilai investasi Rp 180 Milyar. Beliau juga merupakan seorang penulis Bestseller dan seorang Motivator yang telah diundang untuk memberikan motivasi di Perusahaan Terbesar di Dunia tahun 2009 (versi Frotune 500). Sampai buku ini ditulis, Bong Chandra telah memberikan motivasi kepada lebih dari 2 juta orang di seluruh Indonesia.

Bong Chandra
 adalah anak ke dua dari tiga bersaudara, dilahirkan di Jakarta 25 Oktober 1987. Bong Chandra dilahirkan di keluarga yang sederhana dan segala sesuatunya selalu tercukupi. Dari kecil sampai SMA tidak ada yang prestasi yang menonjol yang telah dicapai Bong chandra. Beliau dulunya adalah seorang yang minder dan tidak mempunyai banyak teman, tubuhnya yang kecil, dan penyakit Asma yang dideritanya semakin membuatnya merasa kecil. Beliau juga tidak pernah mendapatkan 1 piala sekalipun, dan tidak pernah memenangkan lomba dan kompetisi manapun.

Hal ini makin diperparah ketika krisis ekonomi menerjang Indonesia tahun 1998. Saat itu keluarga dari Bong Chandra mengalami kebangkrutan. Awalnya Bong Chandra tidak mengetahui apa yang sebenarnya terjadi, namun Beliau mulai sadar ketika melihat rumahnya sendiri dipasang sebuah pengumuman bahwa rumah ini "DIJUAL". Keadaan semakin parah ketika keluarga harus berhutang puluhan juta rupiah untuk membiayai kuliah Bong Chandra.

Keadaan yang begitu sulit justru membentuk Bong Chandra menjadi seorang anak muda yang lebih tangguh dibandingkan dengan anak seusianya. Di usia 18 tahun, Bong Chandra mulai merintis bisnis bersama teman - temannya. Dalam merintis bisnisnya saat itu, Bong Chandra banyak mendapatkan hinaan dan comooh dari orang disekitarnya. Dengan sebuah motor butut, Beliau terus merintis bisnisnya siang dan malam. Pergi keluar kota sendirian, kos di tempat yang sangat sederhana dengan jatah makan siang hanya Rp 1.200. Kehujanan dan kepanasan adalah hal yang biasa dialami oleh Bong Chandra.

Penolakan - penolakan yang dihadapi oleh Bong Chandra membuatnya bertumbuh menjadi seorang yang lebih kuat. Orang yang meremehkan dan menolaknya dulu sebenarnya telah melemparkan kayu ke dalam bara api yang menyala. Alih - alih down, Bong Chandra justru merasa tertantang untuk membuktikan kepada mereka yang meragukannya. Kini Bong Chandra telah berhasil membuktikan prestasi yang luar biasa kepada orang - orang yang dulu telah meragukannya.

Saat ini Bong Chandra telah memimpin 3 perusahaan dan membawahi 150 staff karyawan, antara lain; PT. Perintis Triniti Property, PT. Bong Chandra Success System, dan PT. Free Car Wash Indonesia. Bong Chandra juga merupakan seorang Developer yang saat ini sedang membangun Perumahan bernama Ubud Village di Selatan Jakarta seluas 5,1 hektar dengan nilai investasi Rp 180 Milyar.

Bong Chandra juga merupakan pengarang buku Best Seller Unlimited Wealth yang saat ini hampir terjual 100.000 copy. 100% royati dari penjualan buku akan dsumbangkan ke Yayasan Vincentius Jakarta Pusat.

Beliau juga memberikan motivasi ke lebih dari 2 juta orang di TV ONE. Seminarnya selalu dihadiri ribuan orang, terhitung sejak awal 2010, Bong Chandra telah mengadakan 7x Seminar yang masing2 dihadiri 3000 orang.

Tahun 2009 Bong Chandra diundang untuk memberikan motivasi di Perusahaan Terbesar Dunia (versi Fortune 500). Bong Chandra juga telah diundang oleh beberapa perusahaan seperti, Shell, Bank BRI, Bank Mandiri, Panin, Commonwealth, Yamaha, Ciputra Group, PLN, Gramedia, Prudential, Sunlife, CNI, TVS Motor, TVI, Real Estate Indonesia, dan masih banyak lagi.

Semua pencapaian di atas dimulai dari NOL bahkan hutang. ini membuktikan bahwa yang terpenting bukan siapa Anda sekarang, tetapi ingin seperti apa Anda besok.

SEE YOU AT THE TOP! 



source:: http://bongchandra.co.id

Thursday, May 3, 2012

Pasir Dan Mutiara


Ada seorang anak muda yang baru saja menyelesaikan kuliahnya di sebuah perguruan tinggi. Tanpa pengalaman, berbekal ijazah dan impian yang besar, dia mulai menapakkan langkah, mencoba terjun ke masyarakat dengan mencari pekerjaan. Dia mengirim banyak surat lamaran kerja ke berbagai perusahaan. Sayang, harapannya tak sesuai kenyataan. Penolakan demi penolakan justru diterimanya. Tapi, saat diterima pun, ternyata pekerjaan yang didapat tidak sesuai dengan kemampuan dan kemauannya.

Saat dia pindah ke perusahaan lain, dan kemudian berpindah lagi, keadaan pun tidak jauh berbeda. Kekecewaannya berulang lagi. Ia merasa kecewa pada perusahaan, kecewa pada diri sendiri, dan kecewa pada penerimaan orang lain terhadap dirinya yang tidak sesuai dengan harapannya. Semua itu menyebabkan dia semakin hari merasa semakin stres, dan akhirnya berniat mengakhiri hidupnya dengan jalan bunuh diri.Untuk mewujudkan niatnya, dia memilih lautan sebagai tempat untuk bunuh diri. Setibanya di tepi laut yang berombak besar, segera niatnya dilaksanakan. Dia pun berlari mengejar ombak dan melemparkan dirinya ke dalam gelombang air pasang yang siap menelan tubuhnya. Tetapi usahanya gagal! Beberapa kali ia mencoba, juga gagal lagi.
Saat itu, ada pria setengah baya yang kebetulan melihat ulah si pemuda dan segera menghampirinya. Orang itu lantas bertanya kepadanya, "Hei anak muda, kenapa engkau mau mengakhiri hidupmu dengan jalan pintas seperti ini?"
Dengan muka sedih dan kepala tertunduk, si pemuda menjawab, "Hidupku sungguh tidak berarti. Aku gagal! Aku kecewa pada perusahaan tempatku bekerja. Aku kecewa pada diriku sendiri. Aku juga kecewa pada masyarakat yang meremehkan dan memandang rendah diriku. Untuk apa lagi aku hidup seperti ini?"
"Anak muda, caramu berpikir itu salah! Pantas kamu mengambil jalan pintas seperti ini. Lihatlah ini," bapak itu berkata sambil tangannya mengambil sejumput pasir dan kemudian melemparkan ke depan. Pasir itu pun segera terserak bersama pasir yang lain. Setelah itu, dia berkata, "Pungutlah pasir yang saya lempar tadi."
"Ah, mana mungkinpasir itubisa saya pungut lagi," jawab si pemuda keheranan, tak tahu apa maksud bapak itu menyuruhnya seperti itu.
Melihat pemuda itu tampak tak mengerti maksud perintahnya, bapak itu kemudian ganti mengambil suatu benda dari kantong sakunya dan berkata, "Sekarang, pungutlah mutiara ini." Paman itu lantas melemparkannya mutiara dari kantongnya, sama seperti pasir tadi. Dengan segera dipungutlah mutiara itu oleh si pemuda. Mudah sekali!
 
"Nah anak muda, dirimu saat ini, sama seperti butir pasir di pantai, tidak berbeda dengan pasir-pasir yang lainnya. Kalau kamu ingin diakui keberadaanmu dan memperoleh perhargaan dari orang lain, maka jadilah seperti mutiara ini. Tetapi, untuk bisa menjadi mutiara, perlu waktu dan perjuangan yang tidak ringan. Maka, berhentilah mengeluh dan menyalahkan orang lain. Belajar dan poleslah diri dengan sungguh-sungguh dan jadilah mutiara di kemudian hari."
Si pemuda spontan menjabat erat tangan bapak itu, "Terima kasih Pak, saya memang salah. Sekarang saya sadar dan mengerti. Saya berjanji akan berubah dan memoles diri dengan keras untuk menjadi mutiara sejati." Maka, si pemuda segera bergegas, ingin memulai harinya yang baru dengan semangat untuk jadi mutiara yang berharga.
Pembaca yang bijaksana,
Saat kita sadar dan mengerti bahwa meraih kesuksesan itu membutuhkan proses dan perjuangan, maka mentalitas kita akan semakin kuat. Dengan keberanian, ketekunan, dan keuletan, kita siap menghadapi setiap rintangan yang muncul, untuk meraih kesuksesan dan kehidupan yang jauh lebih bernilai.
Mutiara yang indah lahir dari proses alam yang cukup lama. Demikian juga diri kita. Untuk menjadi orang yang dihargai, disegani, dan dihormati, juga perlu pengorbanan dan proses yang berliku dan memakan waktu lama. Tapi, dengan satu tujuan yang pasti, kerja keras, tekad baja, kita akan benar-benar menjadi mutiara yang berharga bagi diri sendiri dan orang lain.
Tidak ada sukses tanpa perjuangan. Tidak ada keberhasilan tanpa diiringi peluh keringat dan kerja keras. Maju terus dan poles diri dengan semangat pantang menyerah! Raih kesuksesan dengan langkah pasti!
Salam sukses luar biasa!!
_______________________
www.andriewongso.com

Maksimalkan Kelebihan untuk Menjadi Nomor Satu


Dalam diri setiap orang, pasti ada kelebihan yang bisa dimaksimalkan. Namun, semua kembali pada diri masing-masing untuk bisa memaksimalkan kelebihan itu atau tidak. Kisah Houtman Zainal Arifin menjadi bukti nyata, bahwa karier seseorang bisa diubah!Ada satu kisah yang sangat inspiratif yang sudah banyak tersebar di berbagai media. Kisah tersebut adalah kisah nyata dari seorang bernama Houtman Zainal Arifin. Beliau adalah seorang mantan pedagang asongan, anak jalanan, Office Boy (OB), yang dengan tekad kuat, akhirnya berhasil menjadi orang nomor satu di Citibank Indonesia*.
Sekitar tahun 60-an Houtman memulai kariernya sebagai perantau, berangkat dari desa ke jalanan Ibukota. Di Jakarta Houtman harus menerima kenyataan bahwa kehidupan di Jakarta ternyata sangat keras dan tidak mudah. Dengan bekal hanya gelar lulusan SMA, pekerjaan tidak mudah diperoleh. Houtman pun memilih bertahan hidup dengan profesi sebagai pedagang asongan, dari jalan raya ke kolong jembatan kemudian ke lampu merah menjajakan dagangannya.
Tetapi kondisi seperti ini tidak membuat Houtman kehilangan cita-cita dan impian. Suatu ketika Houtman beristirahat di sebuah kolong jembatan, dia memperhatikan kendaran-kendaraan mewah yang berseliweran di jalan Jakarta. Para penumpang mobil tersebut berpakaian rapi, keren, dan berdasi. Houtman pun ingin seperti mereka.
Houtman lantas melamar kerja di gedung-gedung pencakar langit di Jakarta. Sampai suatu saat, ia mendapat panggilan kerja dari sebuah perusahaan yang sangat terkenal dan terkemuka di Dunia, The First National City Bank (Citibank), sebuah bank bonafid dari Amerika Serikat. Houtman pun diterima bekerja sebagai seorang OB. Sebuah jabatan paling dasar, paling bawah dalam sebuah hierarki organisasi dengan tugas utama membersihkan ruangan kantor, WC, ruang kerja dan ruangan lainnya. Saat itulah, Houtman mulai menancapkan "impian" yang nyaris tak mungkin. Tapi, ia telah bertekad kuat, untuk mengubah nasib. Dan, inilah yang dilakukannya...
•Tidak ragu untuk belajar hal baru
Sebagai OB, Houtman selalu mengerjakan tugas dan pekerjaannya dengan baik. Terkadang dia rela membantu para staf dengan sukarela. Selepas sore saat seluruh pekerjaan telah usai, Houtman berusaha menambah pengetahuan dengan bertanya-tanya kepada para pegawai. Dia bertanya mengenai istilah istilah bank yang rumit, walaupun terkadang saat bertanya dia menjadi bahan tertawaan atau sang staf mengernyitkan dahinya.
•Tidak banyak perhitungan
Hampir semua pekerjaan-termasuk yang bukan tugas aslinya-dilakukan dengan senang hati dan sukarela. "Hadiah" yang didapat adalah ia mendapat ilmu baru dari staf yang dibantunya. Houtman sedikit demi sedikit familiar dengan dengan istilah bank seperti Letter of Credit, Bank Garansi, Transfer, Kliring, dll.
•Buktikan prestasi pada diri sendiri, bukan orang lain
Tidak sekali dua kali ia dilecehkan dengan kesukaannya bertanya tentang banyak hal baru yang tak dimengertinya. Bahkan sesama OB sering menyindirnya dengan kata-kata: "Kalau masuk dari OB, ya keluar nanti tetap jadi OB." Namun, ia terus bertekad untuk mau belajar dan memperbaiki nasib. Houtman berpikir, ia sendirilah yang bisa mengubah nasibnya. Maka, ia bekerja keras untuk meraih yang terbaik pada profesi apa pun yang dijalankan.
•Beranilah untuk belajar dan bertanya
Suatu saat Houtman tertegun dengan sebuah mesin yang dapat menduplikasi dokumen (saat ini dikenal dengan mesinphoto copy). Ketika itu mesin foto kopi sangat langka. Setiap selesai pekerjaan setelah jam 4 sore Houtman sering mengunjungi mesin tersebut dan minta kepada petugas foto kopi untuk mengajarinya. Pada suatu hari, petugas mesin foto kopi itu berhalangan dan praktis hanya Houtman yang bisa menggantikannya. Sejak saat itu, Houtman resmi naik jabatan dari OB sebagai "Tukang Foto Kopi".
•Bekerja bukan untuk mengejar gaji
Sebagai tukang foto kopi, ia punya akses untuk melihat dan mempelajari banyak dokumen. Hingga, akhirnya, ia menawarkan bantuannya secara sukarela untuk membantu membubuhkan stempel pada Cek, Bilyet Giro dan dokumen lainnya pada kolom tertentu. Stempel tersebut harus berada di dalam kolom tidak boleh menyimpang atau keluar kolom. Alhasil Houtman membutuhkan waktu berjam-jam untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut karena dia sangat berhati-hati sekali. Selama mengerjakan tugas tersebut Houtman tidak sekedar mengecap, tapi dia membaca dan mempelajari dokumen yang ada. Akibatnya Houtman sedikit demi sedikit memahami berbagai istilah dan teknis perbankan.
•Bekerja dengan sepenuh hati
Houtman cepat menguasai berbagai pekerjaan yang diberikan dan selalu mengerjakan seluruh tugasnya dengan baik. Dia pun ringan tangan untuk membantu orang lain, para staff dan atasannya. Sehingga para staff pun tidak segan untuk membagi ilmu kepadanya. Sampai suatu saat pejabat di Citibank mengangkatnya menjadi pegawai bank karena prestasi dan kompetensi yang dimilikinya. Dan, sejak saat itulah, pelan tapi pasti, ia terus belajar dan bekerja keras dengan sepenuh hati hingga ia berhasil menorehkan sejarah menjadi orang nomor satu di Citibank Indonesia, meski hanya lulusan SMA.
Inilah gambaran nyata, betapa kualitas dalam diri seseoranglah yang mampu mengubah nasib dan karier. Mari, maksimalkan kualitas diri dengan bekerja maksimal dan mau selalu belajar, maka kita bisa jadi "nomor satu" di mana pun kita berada. 
________
Catatan: Tulisan ini, dan sumber-sumbernya, berdasarkan pada periode Agustus-September 2011.


Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!

Buah Kerja Keras Tukang Cuci Piring di AS



Sekitar 6 tahun lalu, tepatnya tahun 2005, pria bernama Rudi Suparto ini terbang ke Amerika Serikat demi mencari uang lebih. Namun ternyata, mantan sales manager ini tak bisa mendapat pekerjaan yang lebih baik selain tukang cuci piring di sebuah restoran.
Awal kehidupannya di Amerika Serikat terbilang tidak mudah bagi pria kelahiran Surabaya, Jawa Timur ini. Betapa tidak, ia sebenarnya tidak bisa berbahasa Inggris. Alhasil, hanya tukang cuci piringlah yang bisa dijadikan nafkah penghidupannya di tahun-tahun pertama di negeri Paman Sam ini. "Sedih sekali sebenarnya waktu itu. Saya tidak biasanya memegang sampah dan kotoran makanan," kisah Rudi.
Luar biasanya, kondisi menyedihkan ini tidak membuat Rudi pantang menyerah. Justru ia menjadikan keadaannya itu sebagai bahan pelajaran sehingga pada akhirnya ia mengetahui cara memasak dan seluk beluk restoran.
Ketekunan dan kegigihannya selama beberapa tahun tersebut akhirnya menghasilkan sebuah restoran cepat saji miliknya sendiri, yang diberi nama Wok Express. Restoran ini terletak di jalan utama kompleks kasino, Las Vegas, Amerika Serikat.
Ibarat kacang yang tak lupa akan kulitnya, Rudi pun ikut membantu sesama imigran asal Indonesia. Seluruh karyawannya adalah orang Indonesia, dan hanya juru masaknya saja yang warga China.
Meski sudah memiliki kehidupan mapan di Amerika, Rudi tetap berencana untuk menghabiskan masa tuanya di Indonesia. Karena itu, ia selalu berusaha berbahasa Indonesia dengan anak-anaknya supaya bahasa ibu mereka tidak hilang.
Pencapaian Rudi Suparto ini membuktikan bahwa setiap peluh kerja keras di bidang apa pun bila ditekuni dengan niat baik dapat berbuahkan kesuksesan yang manis. Selain itu, apa yang dilakukan Rudi juga patut dicontoh. Sejauh apa pun kita melalang buana dan apalagi menuai keberhasilan di negeri orang, layaknya kita tidak melupakan kampung halaman. Luar Biasa!
(Sumber foto: indonesiaproud.wordpress.com)



Bagikan ke teman Anda, Share & Be Happy!
www.andriewongso.com